Singaraja. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menyelenggarakan kuliah umum (guest lecture) dengan menghadirkan pakar etnosains, Prof. Dr. Sudarmin, M.Si. dari Universitas Negeri Semarang, pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Hilirisasi MPPj Etno-SSI Berbasis Virtual Reality (VR) pada Topik Rempah dan Prototipe Sensor Gas untuk Aktualisasi SDGs di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan.”
Kuliah umum dilaksanakan secara hybrid, yakni secara luring di Ruang Seminar FMIPA Undiksha dan daring melalui platform virtual. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 90 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, interaktif, serta disambut dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Dalam pemaparannya, Prof. Sudarmin menekankan pentingnya hilirisasi hasil penelitian, khususnya di bidang pendidikan sains, agar tidak berhenti pada tataran teoritis, tetapi mampu diimplementasikan secara nyata di masyarakat. Salah satu pendekatan yang diangkat adalah integrasi etnosains dengan teknologi modern seperti Virtual Reality (VR), yang dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, imersif, dan bermakna.
Selain itu, materi yang disampaikan juga mengangkat pemanfaatan rempah-rempah lokal sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal melalui pendekatan Etno-SSI (Ethnoscience–Socio Scientific Issues). Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, khususnya dalam mengaitkan konsep sains dengan isu sosial dan lingkungan di sekitarnya.
Pada aspek inovasi teknologi, Prof. Sudarmin turut memaparkan pengembangan prototipe sensor gas sebagai bentuk kontribusi nyata sains dalam mendukung sektor kesehatan dan pelestarian lingkungan.
Dari kegiatan ini, beberapa poin penting yang berhasil diserap oleh peserta antara lain:
- Pentingnya integrasi etnosains dalam pembelajaran untuk mengaitkan konsep sains dengan budaya dan kearifan lokal.
- Pemanfaatan teknologi VR dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan meningkatkan pemahaman konsep abstrak.
- Urgensi hilirisasi produk penelitian agar hasil riset tidak hanya menjadi publikasi, tetapi juga solusi nyata bagi masyarakat.
- Penguatan literasi sains dan teknologi melalui pendekatan SSI dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi diskusi, di mana berbagai pertanyaan kritis diajukan, mulai dari implementasi VR dalam pembelajaran di sekolah hingga peluang pengembangan riset berbasis etnosains di tingkat mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan civitas akademika FMIPA Undiksha memperoleh inspirasi dan wawasan baru untuk terus mengembangkan pembelajaran dan penelitian yang inovatif, kontekstual, serta berdampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen FMIPA dalam memperkuat kompetensi abad ke-21 yang selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, FMIPA Undiksha semakin menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi nyata dalam menghadapi berbagai tantangan global.(fmipa)










