KUPANG, 19 Agustus 2026: — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan kimia dan membekali para dosen dengan metode pengajaran praktis, Program Studi Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana)—bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha melalui Leading University Project for International Cooperation (LUPIC)—menyelenggarakan “Pelatihan Eksperimen Kimia Skala Mikro” (Small-Scale Chemistry). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, bertempat di Auditorium FKIP Universitas Nusa Cendana, Kupang, Indonesia bagian timur. Pelatihan Kimia Skala Kecil (SSC) ini melibatkan para dosen dan mahasiswa untuk mempelajari cara melakukan eksperimen yang aman, berbiaya rendah, dan ramah lingkungan dengan menggunakan peralatan serta bahan kimia dalam jumlah yang sangat sedikit.
Acara diawali dengan sambutan pembuka dan peresmian secara resmi oleh Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si. Dalam sambutannya, beliau berharap pelatihan ini dapat memberikan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan praktis yang berharga bagi para peserta dalam melakukan eksperimen kimia menggunakan Small-Scale Chemistry Kit guna mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Prof. Malkisedek Taneo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LUPIC atas dukungannya terhadap pelatihan ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada ketua LUPIC, perwakilan Undiksha, beserta timnya atas pelaksanaan program kemitraan antara Undiksha dan Undana. Selain itu, beliau menyambut baik kehadiran para dosen Program Studi Kimia, koordinator Program Studi Kimia, serta mahasiswa yang berpartisipasi aktif.
Pelatihan mengenai eksperimen SSC ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, dan mahasiswa baru dari Program Studi Kimia Undana. Materi utama disampaikan oleh Prof. Drs. I Wayan Suardana, M.Si. dan Prof. I Wayan Muderawan, Ph.D. Dalam sesi tersebut, Prof. Suardana memaparkan topik “Pengembangan Panduan Praktikum menggunakan SSC Kit”. Latar belakang utama pengembangan ini adalah kenyataan bahwa dosen sering kali kesulitan melakukan inovasi dalam pengajaran akibat keterbatasan peralatan laboratorium, bahan kimia, buku panduan praktikum, serta sarana pengajaran atau “sumber daya instruksional” yang memadai. Pengembangan modul eksperimen kimia menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung pembelajaran kimia di laboratorium. Modul ini terdiri dari dua komponen utama: Panduan Guru yang mencakup eksperimen SSC dan Buku Panduan Praktikum menggunakan SSC Kit bagi mahasiswa. Melalui buku panduan praktikum tersebut, mahasiswa terlibat dalam kegiatan praktikum kontekstual atau proyek kimia praktik langsung yang mengintegrasikan berbagai konsep kimia.
Prof. Muderawan menyatakan bahwa sebagaimana diketahui, Kimia merupakan ilmu yang berbasis eksperimen, sehingga kegiatan laboratorium menjadi hal yang esensial dalam pembelajarannya. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi mahasiswa yang baru mulai mempelajari kimia untuk memperoleh pengetahuan yang diperlukan agar dapat bekerja dengan lancar dan menerapkan kebiasaan kerja yang baik, baik di laboratorium maupun dalam aktivitas profesional di masa mendatang. Mengingat adanya keterbatasan fasilitas, bahan kimia, serta anggaran untuk kegiatan laboratorium, pelaksanaan praktikum menggunakan Small-Scale Chemistry Kit (SSC Kit) menjadi sangat penting. Lebih lanjut, Prof. Muderawan menjelaskan bahwa metode kimia skala mikro menggunakan lebih sedikit reagen, menekan biaya, mempersingkat waktu persiapan, serta meminimalkan produksi zat berbahaya. Kimia skala mikro juga sejalan dengan prinsip-prinsip kimia hijau (green chemistry), yaitu prinsip ke-1 (mengurangi dan mencegah limbah), prinsip ke-6 (efisiensi energi), dan prinsip ke-11 (mengurangi polusi). Dalam kesempatan ini, Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Undana menyelenggarakan pelatihan Titrasi Asam-Basa Skala Mikro menggunakan SSC Kit, dengan supervisi dari Prof. Muderawan dan pendampingan oleh Ibu Rachmadhani, S.Si., M.Sc. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa yang dibagi ke dalam sepuluh kelompok, di mana setiap kelompok terdiri dari empat orang. Kegiatan tersebut juga dihadiri dan disaksikan oleh mahasiswa baru pendidikan kimia. Seluruh peserta merasa senang dan menikmati eksperimen titrasi asam-basa skala mikro menggunakan SSC Kit tersebut.
Dalam sambutan penutup, Koordinator Program Studi Pendidikan Kimia Undana, Lolita A. M. Parera, S.Si., M.PKim., mengapresiasi kegiatan pelatihan eksperimen SSC ini karena sangat bermanfaat bagi para dosen, calon pendidik kimia, serta mahasiswa pendidikan kimia. Beliau menyampaikan terima kasih yang tulus kepada narasumber dari Undiksha yang telah memastikan kelancaran kegiatan tersebut. Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LUPIC atas dukungannya terhadap pelatihan ini.(fmipa)










