Singaraja. Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Revitalisasi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Tahun 2026 pada pukul 09.00–12.00 WITA di Ruang Seminar MIPA secara hybrid. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan dan pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tuntutan capaian pembelajaran berbasis OBE.
Kegiatan seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FMIPA Undiksha Dr. I Wayan Puja Astawa, S.Pd., M.Stat.Sci. dan dihadiri oleh berbagai stakeholder, di antaranya Ketua Jurusan, dosen Program Studi S1 Pendidikan IPA, kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan sebagai pengguna lulusan, alumni Program Studi S1 Pendidikan IPA, guru-guru SMP se-Singaraja, serta mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan IPA. Pelaksanaan secara hybrid memungkinkan para stakeholder dari berbagai instansi turut berpartisipasi secara daring dalam memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum program studi.
Seminar menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. I Gede Margunayasa, M.Pd., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya revitalisasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya penyusunan capaian pembelajaran yang adaptif, relevan dengan kebutuhan pengguna lulusan, serta mampu mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa secara holistik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan opening ceremony, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, kegiatan review dokumen kurikulum program studi dan perangkat pembelajaran dosen, serta diskusi interaktif antara narasumber, dosen, dan stakeholder. Melalui forum diskusi ini, berbagai masukan strategis berhasil dihimpun sebagai bahan penyempurnaan kurikulum dan penguatan kualitas pembelajaran di Program Studi S1 Pendidikan IPA.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Pendidikan IPA FMIPA Undiksha diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan pendidikan masa depan.(fmipa).









